Situs milik Aman Abdurrahman sudah ditutup, tapi diakses dengan trik khusus

Peristiwa – cJaksa Penuntut Umum (JPU) menghadirkan Sofyan Kurniawan, perwakilan Kementerian Komunikasi Informatika (Kominfo), sebagai saksi ahli untuk kasus terorisme di Jalan MH Thamrin Jakarta 2016, dengan terdakwa Aman Abdurrahman.

Lewat keterangannya, saksi menyatakan bahwa situs www.millahibrahim.wordpress.com, diduga sebagai medium menyebarkan ajaran terdakwa, sudah diblokir oleh kementeriannya. Hanya saja, Sofyan menjelaskan, masih dimungkinkan untuk diakses bebas dengan trik khusus.

“Dari kami sudah ditutup secara seluruhnya, tapi dengan akses menggunakan VPN, situs masih bisa diakses,” kata kepada majelis hakim di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Jumat (20/4).

VPN atau Virtual Private Network adalah akses khusus yang memungkinkan pengguna internet menghindari hambatan akses web tertentu, misal seperti web diblokir pemerintah. Pengguna VPN diketahui memanfaatkan ‘jalur’ aman dan tidak terdeteksi.

Karena diketahui masih bebas akses, Majelis hakim pun bertanya berapa jumlah pengunjung yang terdata dalam catatan Kemenkominfo. Sayangnya, Sofyan mengatakan hal tersebut di luar kewenangan pihaknya.

Namun, Sofyan menyakini sudah tidak ada aktivitas dari si pengelola situs. Tahun 2016 menjadi unggahan terakhir dilakukan dalam situs tersebut.

“Situs tersebut adalah gratisan, dan tidak menampilkan data analitik pengunjung, kami pun tidak tahu siapa pengelolanya, kalau harus mencarinya harus berkordinasi dengan pemilik sever wordpress. Tapi di sini kami hanya dimandat menutup akses, sesuai permintaan instansi Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT),” jelas dia.

Terdakwa Aman Abdurrahman disebut memiliki peran penting dalam tindak pidana serangkaian kasus terorisme di Indonesia, seperti Bom Gereja Oikumene di Samarinda (2016), Bom Thamrin Jakarta (2016) dan Bom Kampung Melayu (2017) di Jakarta, serta dua penembakan anggota polisi di Medan dan Bima (2017).

Sebagai inspirator, terdakwa diduga menyebarkan ajarannya lewat situs bernama www.millahibrahim.wordpress.com. Hal tersebut diketahui saat Kominfo menemukan nama terdakwa dalam buku free download bertajuk seri ajaran tauhid.

“Ya ada buku dengan nama terdakwa di situs itu, bisa di-download secara bebas,” jelas Sofyan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *